[Writing Promps] Hancur

Tittle: Hancur
Genre: angst
Length: Drabble
Cast: Park Yoochun, Angelababy

***

Hancur

“Only love can save me and love has destroyed me.”
–Sarah Kane, Carve

Patah.

Hanya itu yang diingatnya. Dalam bola mata bulatnya, kau tidak bisa menatap hal lain selain kehancuran.

Dia memeluk tubuhnya yang hampir pecah. Jam masih berdetik.

Park Yoochun mengulurkan tangannya. Dia menarik tubuhnya menjauh. Yoochun mendekatinya, berusaha untuk meraih tangan yang bergetar ketakutan. Tapi mata gadis itu bergenang air mata.

“Angela, ayo pulang,” kata Yoochun.

Angela menggelengkan kepalanya. Lampu jalan mulai berkedip. Dingin dan sepi beradu di malam itu. Yoochun melepaskan jasnya dan mengulurkan pada gadis di depannya yang bergetar giginya. Bibirnya memutih, kering, pecah-pecah dan hampir mengelupas. Angela membuang jas itu. Mati rasa, dingin membuat mati rasanya makin jelas. Dia tidak merasakan lain selain nyeri di ulu hatinya dan rasa pening di dahinya.

Yoochun berjongkok untuk memungutnya kembali. Dia sudah habis kesabaran. Dia berdiri dan menatap gadis itu sekali lagi, lalu menggantungkan jasnya di pundak gadis itu, kali ini tidak ada reaksi berlebihan. Sudah seharian dia berdiri di tempat itu untuk membujuk Angela pulang tapi sepertinya akan sia-sia saja. Yoochun menghela nafas. “Aku pulang,” pamitnya.

Angela memandang punggung pria itu. Lalu berkata lirih.

“Jangan selamatkan aku lagi, kau yang kali ini menghancurkanku.”

Yoochun menghentikan langkahnya. Dan dia tercekat.

“Terimakasih sudah menghianatiku untuk alasan yang tidak dapat kuterima,” ucap Angela lagi.

Ingatannya berkelebat. Senyum gadis magang di kantornya. Noda lipstick di kemejanya. Anggur yang menetes di ujung bibirnya. Anggannya merangkai satu per satu. Lalu pecah saat dia melihat mata Angela menatap itu semua dalam genangan air mata.

“Berapa banyak yang kau butuhkan?” Angela bertanya di antara tawa sarkastisnya.

Selamat, kau sudah berhasil mengancurkannya.

Kau, yang dulu menyelamatkannya.

KKEUT.

Advertisements