Tidak Terhingga

Genre: Fluff
Cast: Kris and his girlfriend
Word count: 800 words +

Summary:
Pacar Kris seorang penghayal.

***
Tidak Terhingga

“Berhenti berkhayal,” tegur Kris padaku. Dia membawa dua gelas kopi hangat dan meletakkannya di atas matras yang kugunakan untuk berbaring. Aku bangun mendapati tubuhnya yang sempurna duduk.

“Kris, kenapa kau turun ke bumi?”

“Apa maksudmu? Aku tidak mengerti.” Kris mencecap kopinya. Dia menyelimutiku dengan selimut tebal berbulu. Hangat tapi tidak lebih hangat dari tubuh Kris.

“Kau mau masuk kapan?” tanyanya lagi.

“Aku mau tidur di sini saja.”

“Jangan mulai aneh-aneh.”

“Kris, tapi aku tidak mau kau pulang.”

“Kita masuk saja dulu. Aku akan menungguimu sampai kau tidur.”

“Lalu kau pulang. Begitu?”

Kris diam saja. Kufikir dia sedang mencari alasan.

“Kris, kau seharusnya di bumi. Kau terlalu terang untuk berada di sini.”

“Berhentilah merucau, kau mulai mengantuk.”

Aku mencecap kopi yang dibawanya. Kris mengacak rambutku pelan. Aku suka tangannya yang lembut berada di atas rambutku. Guruku dulu pernah bilang bahwa rambut adalah mahkota bagi wanita, jangan biarkan rambut disentuh oleh sembarang pria dan bagiku Kris bukan sembarang pria. Dia pria spesial yang kuberikan ijin untuk menyentuh mahkotaku.

“Jangan minum kopi,” ucapnya.

“Kalau tidak boleh diminum untuk apa kau buatkan?”

“Nanti kau tidak bisa tidur.”

“Aku tidak ingin tidur jadi aku bisa menghabiskan malamku bersamamu. Bagaimana?”

“Kau harus beristirahat. Aku janji akan menungguimu sampai tidur dulu baru pulang.”

“Kenapa kau tidak mempermudah percakapan ini? Aku hanya ingin kau tetap di sini sampai besok pagi saja kok.”

“Nanti kalau waktunya sudah tiba,” ujarnya. Dia menelungkupkan kedua tangannya ke wajahku. Memandangku dengan tajam. Bagiku, mata Kris itu seperti sebuah sinar berpendar yang menyilaukan, api mengamuk yang membakar, menyala dan hidup. Bagiku, menatapnya seperti mengarungi samudera tak berujung, dimabuk mariyuana hingga hilang akal, dan segala hal irrasional yang ada di muka bumi.

Waktunya sudah tiba? Apakah itu sebuah lamaran? Aku mencari jawaban dengan hati yang penuh harap.

“Kris, seharusnya kau tidak terlalu dekat dengan manusia. Seharusnya kau tidak memilihku, kau tahu kau terlalu sempurna untukku.”

“Jangan konyol. Aku hanya menginginkanmu. Jangan pernah berfikir seperti itu.”

“Kris, kenapa kau tidak menyerah denganku?”

“Apa yang kau maksud dengan menyerah?” tanyanya. Keningnya berkerut. Dia tampan.

“Ya menyerah. Kau tahu kan aku aneh. Ya begitulah.” Aku menunduk mengakuinya. Rasanya seperti membuka aibmu lebar-lebar. Membiarkan seluruh telinga di dunia ini mendengar hal itu.

Kris terbahak. Aku bisa merasakan tubuhnya yang berguncang lewat bahuku yang bersentuhan dengannya.

“Kau ini sangat aneh,” ucapnya tiba-tiba. Berusaha untuk berhenti tapi, gagal.

“Aku tahu,” bisikku.

“Tapi aku suka dengan yang aneh. Kau tahu sendiri aku ini sangat biasa tidak ada yang spesial.”

“Aku tidak setuju,” potongku.

“Dengarkan aku dulu!”

Aku mengerucutkan bibir tetap tidak setuju. Bagaimana dia bisa berkata bahwa dia tidak spesial, tidak tahu diri.

“Kau sangat menarik bagiku. Aku ini seperti orang-orang di luar sana, terlalu biasa tapi kau berbeda, kau menatap sesuatu dari sudut yang lain, kau melakukan hal yang tidak dilakukan orang lain dan kau mengalami hal-hal yang tidak pernah dibayangkan orang lain.” Nada suaranya sangat serius. Suara bassnya membuat setiap kata yang diucapkan terdengar lebih jelas daripada seharusnya. Tapi, itu semua seperti dongeng yang terlalu indah. Mengembangkan hati lalu memenuhi setiap titik di dalamnya dengan rasa.

“Kau benar-benar penipu.” Aku meninjunya pelan. “Kau bilang kau menyukaiku karena aku menyenangkan, kenapa sekarang berubah lagi?”

“Kau ingat ya? Hehehehe.” Kris tertawa lalu menyengir memamerkan deretan gigi putih yang tiap bagiannya ingin kutelusuri.

“Cinta itu punya banyak alasan,” jelasnya. Tangannya mendekap bahuku, tubuhnya bergoyang-goyang pelan mengikuti angin yang berhembus meniup rambutku.

“Kumohon jangan mulai menggodaku. Perutku mulas,” kataku. Kris tersenyum.

Aku tidak berbohong soal perut yang mulas. Demi Tuhan, perutku benar-benar mulas dan jantungku benar-benar tidak tahu diri karena terus melompat tidak sabaran.

“Kris, tidak baik menggoda manusia. Lihatlah, bintang-bintang di atas sana sedang memandangi kita.”

“Biarkan mereka iri pada kita. Bukankah kita pasangan yang romantis?”

“Tuan Wu, kau benar-benar tukang pamer.”

Kris bangkit dari tempat duduk. “Ayo masuk, sudah mulai dingin.”

Aku tersenyum mengiyakan. Walau sejujurnya aku tidak kedinginan karena hanya bersamanya saja membuatku merasa hangat. Setiap jengkal tubuhku seperti diselimuti hangat musim panas.

Kris menggandeng tanganku sementara sebelah tangannya membawa matras. Selimut masih menggantung di bahuku. Tangan kiriku memegang kedua gelas sisa kopi kami.

“Kau naik dulu saja, aku mau mengunci pintu,” ucapku padanya. Kris tersenyum. Aku membereskan kunci rumah dan mencuci gelas sebelum menyusulnya.

Kris bersandar pada tempat tidur. Dia sedang membaca. Rasanya aku seperti melihat photoshoot saja. Dia sangat tampan dan sempurna padahal hanya dengan diam saja.

“Kenapa berdiri di ambang pintu?” tanyanya. Dia menaruh bukunya di meja. Aku melangkahkan kakiku tapi aku tidak merasakannya. Aku seperti terbang. Terlalu ringan, terlalu mudah.

“Kemarilah.” Kris menepuk bagian tempat tidur yang lain.

“Kau tidak akan pulang kan?” tanyaku lagi. Suaraku terdengar memohon. Aku memang memohon padanya.

“Tergantung apa yang akan kita lakukan setelah ini,” ucapnya sambil mengedipkan sebelah mata. Terlalu sempurna, terlalu seksi.

Dasar Kris. Kalau bukan karena dia mungkin sampai sekarang aku tidak akan pernah mengerti artinya tidak terhingga. Karena tidak terhingga adalah cintaku untuknya. Tidak terhingga adalah banyaknya bintang yang bersinar sejak Kris berada di sisiku. Tidak terhingga adalah waktu yang akan kutempuh bersamanya. Tidak tahu kapan berhenti dan tidak tahu di mana akan berakhir.

Dan aku tahu, malam ini akan menjadi tidak terhingga. Karena Kris di sini. Di sisi tempat tidurku. Memenuhi tempat tidurku, memenuhi hatiku dan memenuhi hal yang lain.

Yang terakhir, kuharap aku hanya menemukan senyum Kris di pagi hari. Hanya Kris. Bukan yang lain.

KKEUT

Advertisements

17 thoughts on “Tidak Terhingga

  1. hello there…
    well, firstly i though this’s a fantasy XD
    good enough~ ‘,’)b
    no need to comment (i’ll read ur another FF)
    for answering the question. im not cassie. im Baby. kkk~
    btw, i’ve added ur skype. my uname is harachan23_
    please accept. gomawo 🙂

    • haloooo valda (iya nggak sih?) thanks for coming yahhh XDDDD
      iya awalnya mau jadi fantasy tapi fail /kicked/
      BAP fans? koreksi kalo aku salah
      sorry, but I deleted the skype weeks ago 😦 tapi kalo buka skype aku accept dehhh

  2. “Kumohon jangan mulai menggodaku. Perutku mulas”
    ADOOOOOH antara mau ngakak sama melting (?) juga XD
    ini masih bersambung yah? yowis kutunggu~

    • hahahahahahahhaa yang satu udah publish noh -_-
      nggak juga. itu waktu otak gue lagi pervy gitu deh jadi pengen bikin yang yadong tapi nggak tega. jadi yaudah smut aja -_-

  3. ADEEEEEEEEEKK!! YA! TANGGUNG JAWAB BIKIN AKU SENYUM-SENYUM SENDIRI!!!
    Astaga! Dari awal sampai akhir aku senyum2 ga berhenti ngebayangin tiap katanya yang sweet dan cewenya itu aku! Ya Tuhan suami ku?!!
    Huwooo bahkan di ff saja dia terlalu tampan TT
    Kris’s life is like a photoshoot! Bikin lagi yah bikin lagi :3
    btw Kris disini vampire? sama kaya aku dong :3

  4. hai hai dev, I’m here *again*
    aku lagi bosen banget, mau bkin ff tapi lagi buntu, ya udah deh baca ff kamu aja.. haha bagus seperti biasa, tp sebenernya kris itu apa? malaikat? aku bingung masa ._.?
    hehe~

    • halo aku gemes deh sama kamu :3
      aku pengen nulis ff tapi males ngetik malah /der
      bukan. itu cewenya aja yang agak gak waras -_- jadi dia tuh suka mikir si kris itu bukan manusia, imajinasinya ketinggian.

      • Eciye gemes?? Aku eonnie yg mnggemaskan emang ^^ zelo aja bilang gtu >< haha~~
        Oh gtu, untung ff kmu ini g bkin aku suka sma kris -,- ntar aku d hajar yani *kenal dia kan? Crazyfinder nma acc nya* hehe~~ trus nulis y dear ^^

      • ……… kayaknya salah muji nih…..
        wakakakak. tambah aku sekalian n___n iya kak yani, kamu ya yang ngajakin dia visit di sini?
        iya thanks so muchhh eonni ❤

      • Haha~~ wuu kan kamu changmin..
        Bukan yani.. Tapi rini, kenal?? Yg d exogirlsdiary juga dia.. Dia yg ngbawa aku sama yani buat main ke blog kamu.. Haha.. Say thanks to her ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s